Usaha Penjualan Disc DVD Bajakan

Wirausaha merupakan satu-satunya pekerjaan yang bebas dari kata “PHK” (Pecat Hari Kerja). Bagaimana tidak? Siapa yang berani memberhentikan seorang pengusaha?. Seperti kita ketahui bersama bahwa wirausaha sedang ngetrend dikalangan dewasa maupun pemuda. Saat ini sering kita jumpai pengusaha muda disekitar kita. Ada yang usaha kecil-kecilan sampai skala besar. Untuk usaha kecil-kecilan biasanya dapat kita temui di pinggir jalan seperti, penjual makanan, kebutuhan pokok, pakaian, sampai media penghibur (Disc dvd).

Penjual Disc DVD dapat kita temui dimanapun, baik di mall, pasar bahkan pinggir jalan. Tentunya tidak semua penjual dvd menjual yang asli/ original. Ada beberapa perbandingan antara penjual disc dvd bajakan dan dvd original yaitu :

No

Tinjauan

DVD Original

DVD Bajakan

1 Harga Rp 75.000 – Rp 200.000 Rp 7.000 – Rp 10.000
2 Kwalitas (Gambar/Suara) Terjamin Sering Bermasalah
3 Tempat Penjualan Mall/Outlet Pasar dan Pinggir Jalan

Sumber : olahan penulis

Dari tabel diatas, jika kita lihat dari aspek harga maka perbandingannya sangat jauh, tentunya harga berbanding lurus dengan kwalitas. Pada kenyataannya pelaku bisnis dvd bajakan lebih sering kita jumpai daripada pelaku bisnis dvd original. Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan etika bisnis karena menggandakan hak cipta tanpa seizin pihak yang bersangkutan termasuk melanggar hukum yang berlaku.

Faktor penyebab banyaknya pelaku bisnis dvd bajakan antara lain :

  1. Hanya mempunyai modal kecil
  2. Terhimpit pemenuhan kebutuhan rumah tangga
  3. Kurangnya pemahaman terhadap etika bisnis
  4. Rasio keuntungan lebih besar dibandingkan modal

Dari penyebab-penyebab diatas maka dapat kita temukan beberapa solusi yaitu :

  1. Pengawasan regulator yang ketat terhadap pelaku bisnis

Regulator dalam hal ini adalah pemerintah. Jika punishment sudah dibuat maka pemerintah harus mengawasi segala aktivitas pelaku bisnis dengan ketat karena tanpa pengawasan yang ketat maka pelaku bisnis cenderung tidak memperhatikan etika bisnis

 2. Penyuluhan etika bisnis terhadap pelaku bisnis

Penyuluhan dapat dilakukan oleh LSM atau pemerintah yang terkait dengan perniagaan. Dengan adanya penyuluhan diharapkan pelaku bisnis memiliki etika sebagai pelaku bisnis yang baik

3. Kesadaran Pelaku Bisnis

Kesadaran merupakan primary point terhadap suatu perubahan. Jika peraturan sudah sedemikian ketat tetapi kesadaran dari pelaku bisnis belum mencerminkan pelaku bisnis yang mempunyai etika yang baik maka kedua poin sebelumnya akan menjadi sia-sia.

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: